Tampilkan postingan dengan label juara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label juara. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 November 2021

Mengenal Istilah Bonsai Dan Sejarah Bonsai

 


Sobat jogja botani,lstilah Bonsai merujuk pada bahasa
Jepang, bonsai berasal dari kata bon yang berarti pot, 
dan sai yang berarti tanaman.
Dengan demikian bonsai bisa diartikan sebagai 
tanaman yang ditanam di dalam pot. Namun 
tidak cukup hanya ditanam didalam pot, ada 
kriteria khusus untuk tanaman bisa disebut
bonsai, jika ada tanaman atau pohon yang 
ditanam di pot, tetapi tidak memiliki kriteria
bonsai maka tidak bisa disebut dengan bonsai.
 
Setiap jenis tanaman memiliki batasan kerdil yang
berbeda-beda. Bisa saja tanaman yang tingginya 
1 meter dikategorikan kerdil, dan yang tìngginya
Hanya 0,5 meter tidak masuk dalam kategori 
kerdil. Jadi, kerdil dalam seni bonsai adalah
tanaman yang memiliki penampilan lebih mungil
daripada tanaman aslinya. Karena ¡tu, tanaman
herba atau semak meskipun tinggina kurang dari
1 meter tidak bisa dikategorikan kerdil.

Pasalnya di habitat aslinya memang tingginya hanya
sekitar 1 meter.

Budidaya tanaman bonsai dapat melambangkan kesabaran
dan tingginya tingkat kreativitas si pemilik, budidaya
bonsai membutuhkan kreativitas, kesabaran, 
ketekunan dan kecintaan pembuatannya terhadap
tanaman sebagai landasan utama dalam pembuatan
dan perawatan bonsai.
sobat jogjabotani, bertanam bonsai dapat
menciptakan kepuasan tersendiri saat mereka
berhasil menciptakan bentuk yang unik pada
bonsai kebanggaan mereka dan banyak menjadikannya
sebagai salah satu koleksi untuk menghias rumah.
Masyarakat yang melirik bonsai masih terbilang sedikit, hal ini di-
karenakan kurangnya pengetahuan yang mereka miliki tentang
teknik dan cara dalam membudidayakan tanaman bonsai
tersebut. Padahal mau usaha dan niat belajar, kreasi bentuk
tanaman bonsai bisa dibentuk sesuai, tentu saja ¡ni dapat
memberikan kepuasan tersendiri. Selain ¡tu, Jika berhasil mem
budidayakannya, pundi-pundi uang pun bakal mengalir deras
karena harga bonsai sangat tinggi.
 

Meskipun kata bonsai adalah dan bahasa Jepang, namun
ternyata negeri Tiongkok (Cina) yang memelopori kesenjan
bonsai ini. Senì bonsai pertama kali muncul di Cina pada masa

pemerintahan dinasti Tsin (265 420). Seni mengerdilkan
tanaman ¡ni pun semakin banyak pada masa dinasti Tang (618—907). 
Lukísan-Iukìsan yang dibuat pada zaman dinasti
Tang adalah salah satu bukti historis mengenal sejarah bonsai.
 
Masyarakat Cina tidak mengenal nama bonsai kala itu, sobat jogja botani, kala itu
seni pemangkasan tanaman blasa disebut penjing o dan seni
ini sangat digemari oleh para pejabat kerajaan. Kemudian,
perkembangan dan penjing dilakukan oleh para biksu yang
beragama Tao di mana tanaman ini merepresentasikan salah
satu pokok ajarannya yaitu tentang tercíptanya keseimbangan
serta keharmonisan manusia dengan alamnya.
 
Pada masa pemerintahan dinasti Yuan (1280 - 1368) banyak pejabat, 
pelajar, maupun pedagang yang berasal dari
Jepang membawa seni bonsai tersebut ke negerinya hingga
berkembang dengan pesat yang dibuktikan dalam lukisan
lukisan yang dibuat oleh Takakane Takashina sekitartahun 1309.

Istilah bonsai di Jepang muncul pada pemerintahan Kamakura (1192—1333)
yang dicatat dalam Kasuga Srhire. Kata bonsai berarti tanaman dalam
pot dangkal. Pada masa yang sama, sebuah ilustrasi tentang bonsai
muncul dalam gambar yang terkenal milik seorang pendeta bernama Honen. 
Ilustrasi itu memperlihatkan pohon-pohon dalam bentuk alami yang
ditanam dalam wadah kecil (seperti baskom) yang diperagakan
di atas sebuah papan. Ilustrasi ini menggambarkan bahwa seni
bonsai ditujukan untuk kepuasan penggemarnya. Ilustrasi yang
muncul pada masa pemerintahan Kamakura tersebut sebenarnya 
menggambarkan suatu kehidupan pada masa pemerintahan Heian (794 — 1191)
yang menunjukkan bonsai sudah ada sejak dahulu kala.
 
Berbagai tulisan yang ada sejak masa Kamakura menyebut
kan bahwa, pohon-pohon dikumpulkan dan berbagal lokasi
seperti pegunungan dan ladang alu dikerdilkan dan ditanam
di dalam pot. Satu pekerjaan yang terkenal yang dinamakan
Hachi-no-ki menggambarkan tentang plum, ceri, dan cemara
sebagai pohon-pohon yang ditanam di dalam pot. sobat jogjabotani, pekerjaan
ini dilakukan oleh warga negara pada masa pemerintahan Kamakura. 
Pada masa pemerintahan Kamakura kegemaran akan
tanaman kerdil dalam pot ini mulai menyebar di kalangan atas

dan lambat laun mencakup seluruh lapisan masyarakat.
 
Kemudian selama masa pemerintahan Edo (1615 1867)
pembuatan tanarnan dan tanaman di dalam pot, khususnya
tanarnan hias dan tanarnan yang daunnya berwarna sangat populer
dan berkembang dengan pesat. Namun, perkembangan
bonsai tampak terbatas dan hanya memperlihatkan sedikit ke
majuan, Baru setelah akhir masa pemerintahan Edo, seni bonsai
meningkat kembali terutarna setelah dimunculkan sebagai
pemberi warna dalam memperindah lukisan dan syair dalam
bentuk southerm sung (semacam seni lukis dan seni sastra pada
akhir pemerìntahan Edo).
 

sobat jogjabotani,
Idealisme dan filsafat bonsai telah banyak berubah selama
bertahun-tahun. Bagi bangsa Jepang, bonsai merupakan perpaduan
dan kepercayaan kuno yang kuat dengan filsafat timur
yang merupakan keselarasan antara manusía,jiwa dan alam.
 
Pada tahun 1914 di Tokyo diadakan pameran bonsai yang pertama. 
Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan perhatian masyarakat terhadap 
seni bonsai. Sejak tahun 1934 sampai sekarang pameran yang sifatnya 
tahunan dilaksanakan di museum seni Metropolitan yang 
rnengutamakan hasil karya bonsai-bonsai yang menarik.
sobat jogjabotani, dari sinilah seni bonsai merambah ke penjuru dunia dan juga termasuk Indonesia, 
Bahkan saat ini seni mengkerdilkan pohon (bonsai) tidak hanya menjadi 
milik bangsa Cina ataupun Jepang, melainkan telah menjadi milik seluruh bangsa di dunia.
 
Kriteria Tanaman Bonsai
Tanaman atau pohon yang akan dibuat menjadi bonsai disebut 
dengan bakalan bonsai. Bakalan bonsai berupa tanaman
yang diambil dan alam atau dan hasil perbanyakan, balk biji,
stek, cangkok, okulasi, maupun enten. Darimana pun asalnya,
tanaman yang dimaksud harus memiliki kríteria-kriteria khusus
untuk dapat dijadikan tanaman hias bonsai. Jika kriteria-kriteria
tersebut terpenuhi, tentu tanaman tersebut dapat dijadikan
bonsai yang sempurna. Umumnya, tanaman yang akan dÌbonsai
harus memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut:
1. Tanaman dikotil, atau tanaman berkeping dua umumnya
berbentuk pohon yang keras dan berkambium. Jenis ta-
naman inilah yang paling ideal dijadikan bonsai. Tanaman
jenis monokotil (seperti jenis kelapa, bambu, semak dan
perdu) bisa juga dikerdilkan, tetapi disebut dengan bonsai
sejati
.
2. Berumur panjang, pasalnya, bonsai merupakan seni yang
terus tumbuh, sehingga memerlukan tanaman yang bisa
bertahan hidup puluhan bahkan ratusan tahun.
3. Tahan hidup menderita, sebaiknya tahan hujan dan panas.
Selain ¡tu, juga tahan terhadap kondisi wadah yang sempit
dan terbatas. Sebagai bonsai, tanaman harus blasa hidup

terus meskipun jumlah makanan atau nutrisinya sedikit de-
ngan perkembangan akar dan batang yang seadanya.
4. Bentuknya indah secara alami,
sobat jogjabotani, Pohon yang akan dibonsai harus sudah memiliki 
daya tarik atau keindahan, baik daun, batang, akar, bunga, maupun buahnya. 
Keindahan tersebut akan semakin menonjol dan proporsional seteIah
mendapatkan perlakuan sesual dengan tata cara pembonsaian 
yang benar.
5. Tahan mendapat perlakuan. Untuk mendapatkan bonsai
yang sempurna, pohon atau bakal bonsai perlu diperlakukan
dengan teknik-teknik tertentu (detraining), misalnya diiris,
dipangkas, dan dililit dengan kawat guna untuk mendapatkan 
bentuk yang sempurna. Contoh tanaman yang
bisa dibuat bonsai diantaranya yaitu Azalea, Pinus, Asam,
Ulmus, Jeruk, Beringin, Bougenvill, Buxus, Sianto, dan lain
sebagainya.
 
 
 
salam budidaya 
jogjabotani 
 
 
 

Senin, 11 Oktober 2021

Bonsai Kimeng (Ficus microcarpa)

Kimeng


Tentang Pohon Kimeng

 Kimeng (Ficus microcarpa) menjadi salah satu andalan para pecinta bonsai untuk menghasilkan bonsai-bonsai berkualitas. Di pameran nasional bonsai yang diadakan oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Bantul di Yogyakarta pada 7 sampai 14 Maret 2021, salah satu bonsai termahal yang dipamerkan adalah bonsai dari pohon kimeng dengan harga mencapai Rp 2 miliar.

 Sobat jogjabotani, di luar negeri, pohon kimeng memiliki banyak nama lain seperti chinese banyan, malayan banyan, indian laurel, curtain fig, dan gajamaru. Pohon kimeng pertama kali dideskripsikan pada 1782 oleh Carl Linnaeus the Younger. Pada 1965, EJH Corner memberi nama baru untuk penyebutan pohon hill’s weeping fig, yakni Ficus microcarpa var. hilli sebagai varietas Ficus microcarpa.


 

Kimeng juga dikenal dengan nama Ficus Tiger Bark atau beringin batang harimau. Penamaan ini mengacu pada corak batang kimeng yang lebh nyata dibandingkan beringin lokal atau Ficus benjamina. Batang pohon kimeng yang masih alami memiliki corak totol-totol putih, corak itulah yang kemudian membuat pohon tersebut dinamai Ficus Tiger Bark.

 Spesies kimeng terbesar yang tercatat saat ini berada di Kebun Raya Menehune di Kauai, Hawai dengan nama Auntie Sarah’s Banyan, sesuai dengan nama orang yang merawat pohon tersebut. Mengutip The Garden Island, Sobat jogjabotani, pohon tersebut ditanam pada 1895 oleh George Norton Wilcox, pendiri Grove Farm Co., salah satu perkebunan terbesar di Kauai.


 

Auntie Sarah’s Bayan memiliki tinggi sekitar 33,53 meter dengan penyebaran dahan dan ranting seluas 76,2 meter serta memiliki lebih dari 1.000 akar penyangga.
Pakar dendrologi dari Fakultas Kehutanan UGM mengatakan bahwa bahwa pohon kimeng pada dasarnya adalah pohon liar yang tumbuh di kawasan Asia tropis. Secara umum, pohon kimeng dewasa akan tumbuh hingga ketinggian antara 13 sampai 15 meter dengan kayu berwarna abu-abu muda yang halus dan daunnya tertata rapi dengan panjang sekitar 5-6 cm.
Tapi jika lingkungannya mendukung, pohon kimeng dapat tumbuh lebih besar dan tinggi serta menghasilkan akar penyangga dalam jumlah besar.

 Kimeng merupakan salah satu keluarga Ficus dan masih menjadi keluarga ara Moraceae. Tanaman ini berasal dari China, sebelum akhirnya menyebar luas ke kawasan Asia tropis hingga Australia.

“Ficus microcarpa ini sering ditanam sebagai pohon perdu di tepi-tepi jalan sebagai pelindung, banyak juga yang memanfaatkannya sebagai tanaman hias dengan cara dibonsai,” ujarnya.
Kini, distribusi pohon kimeng sudah semakin luas. Pohon ini kini sudah tersebar ke berbagai belahan dunia sebagai tanaman hias, mulai dari Afrika Utara, Irak, Pakistan, Florida, Hawaii, Amerika tengah dan Selatan, Jepang, serta sejumlah negara lain terutama daerah-daerah beriklim hangat.
Sebenarnya, pohon kimeng hidup di daerah beriklim tropis yang hangat dengan kondisi tanah lembab. Namun, pohon ini juga bisa bertahan pada suhu ekstrem mendekati 0 derajat Celcius, Sobat jogjabotani, kelebihan inilah yang membuat pohon kimeng bisa bertahan di negara-negara empat musim.

 


 

DiIndonesia sendiri kimeng sudah banyak dibudidaya, mengingat tanaman ini sangat mudah diperbanyak dengan cara stek atau cangkok.
 
gimana sobat jogjabotani, tertarik budidaya kimeng?😊

 

Habitat

kimeng merupakan tanaman yang mudah hidup dan beradaptasi. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh seperti di habitat aslinya.

 



untuk media sebaiknya sobat menggunakan media yang poros, mengingat tanaman ini tidak suka dengan air yang tersimpan terlalu lama di media, kelembaban media yang terlalu lama bisa menyebabkan tanaman ini busuk akar. jadi sebaiknya hindari media yang beresiko menyimpan air.

meskipun begitu ada dari pebonsai yang menanam kimeng disamping air mengalir untuk merangsang pertumbuhan akar gantung, akar gantung yang tumbuh jika diberi kelembaban bisa terus tumbuh dengan baik.

 
Karakter

Pohon kimeng sangat sesuai untuk dibonsai karena tekstur batang yang unik sebagai ciri khas ficus dan didukung perakaran yang baik. Para pebonsai biasanya menggabungkan kimeng dengan batu (on the rock) karena tanaman ini mudah menumbuhkan akar.


selain itu ficus juga memiliki kelebihan mudah untuk dimodifikasi, ini merupakan salah satu nilai lebih dari keluarga ficus. biasanya untuk batang yang kurang proporsional pebonsai menempel dengan tanaman kimeng lain, atau bisa juga untuk membuar ranting menggunakan cara ini.

dari segi daun kimeng memiliki tekstur daun yang mengkilap dan bisa sangat rapat dan mengecil,


 

 MENGEMBANGKAN KIMENG

pohon kimeng tergolong sangat mudah untuk dikembangbiakan ya sobat kumpul bonsaiTanaman ini biasanya dicangkok atau stek.

 Mencangkok kimeng tidaklah sulit, bisa seperti mencangkok tanaman lain pada umumnya,atau cukup digurat pada batang kemudian bekas guratan ditempel sabut kelapa dan diikat, sabut kelapa berfungsi menyimpan air,Sobat jogjabotani, beberapa pebonsai memilih menggantinya dengan spon yang fungsinga kurang lebih sama, ada juga yang menggunakan teknik cangkok dengan media air secara langsung, caranya dengan membelah batang kimeng kemudian sebagian batang dimasukkan kedalam air yang dibungkus plastik atau gelas air mineral kemudian diikat.

untuk setek pun sangat mudah, tinggal sediakan media tanam ( biasanya memakai arang sekam dan sedikit pasir). aduk campuran media, kemudian pilih batang kimeng(pilih batang yang subur agar persediaan kambiumnya banyak) setelah itu tinggal tancapkan ke media kemudian disiram air. taruh di tempat teduh atau tutup dengan plastik bening jika perlu. 

 Dalam 1-3minggu batang stek akan keluar tunas.
sangatlah mudah bahkan di musim panas sekalipun.bisa dicoba

 

 Note: hindari pruning saat kondisi pohon sedang tidak sehat, dalam beberapa kasus kimeng yang belum sehat(bahan) pruning bisa mengakibatkan akar gagal bekerja dan terjadi pembusukan akar, pruning hanya pohon yang sehat atau pohon yang sudah benar-benar mapan.😊👌

 

 salam budidaya,

 

 

 

 Baca juga:

Tips Trick Bonsai Asem Jawa

Membuat Bonsai Sancang

Bonsai Hokianti

Anting Putri

Jenis-jenis Beringin (ficus)

Tentang Bonsai Kimeng

 

Langkah Mudah Membuat Bonsai

Tentang Bonsai Cemara Udang

Jenis Pohon Cemara

Bonsai Boxus

Cangkok Akar Bonsai

Membuat Bonsai Kawista

Klasifikasi Bonsai Waru

 

 




Sabtu, 16 Februari 2019

Anting Putri (wrightia religiosa)

Pohon Anting Putri (wrightia religiosa)
 

Anting putri /Anput (Wrightia religiosa) atau yang dikenal dengan water jasmine,. wild water plum, scared buddhist atau Wrightia merupakan tanaman berbunga yang berasal dari Thailand dan Vietnam.
Tanaman bunga anting putri ini memiliki daun berwarna hijau agak kuning, memiliki bunga berwarna putih mirip dengan bunga melati, memiliki harum seperti aroma buah dan muncul muncul dibalik dahan tanaman dengan sekali muncul beberapa tangkai bunga yang terlihat seperti anting-anting

Klasifikasi Ilmiah Anting Putri
Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Genus: Wrightia
Spesies: Wrightia religiosa
Sobat jogjabotani, Tanaman anting putri merupakan tanaman yang populer sebagai tanaman bonsai, tanaman ini biasa ditanam di pekarangan maupun di pot.

Tanaman ini memiliki keunggulan dari karakternya yang bandel tidak mudah stres, karakter batangnya bagus untuk digores-gores dengan pisau agar memunculkan kesan tua, selain itu tanaman ini memiliki kemampuan menutup luka potong dengan baik, bahkan untuk luka yang cukup besar tanaman ini sanggup menutup.


Cara Menanam Dan Pembibitan Pohon Anting Putri

Sobat jogjabotani, Tanaman anting putri dapat diperbanyak secara mudah melalui cangkok, stek batang atau stek akar,.
Cara stek anting putri
1. pilih batang yang berukuran baik, panjang, diameter dan umurnya. 
2. batang tersebut dipotong miring pada pangkalnya, tahap pemotongan gunakan pisau atau cutter tajam agar batangnya tidak pecah dan rusak. (Pemotongan miring dilakukan untuk membedakan atas-bawah sehingga meminimalisir penanaman yang terbalik antara bagian atas dan bawahnya)
3. Rendam dalam larutan perangsang akar selama beberapa menit
4. Tanam dalam media yang baik(biasanya memakai cocopead dicampur pasir dan tanah) tanpa pupuk
5. Sungkup jika perlu (tutup rapat dengan plastik)
Sampai tahap ini kita tinggal menunggu tunas tumbuh.



Penanaman Tanaman Anting Putri

Media tanam yang perlu disiapkan yaitu campuran tanah, pasir malang dan sekam bakar(bisa ditambah cocopead) dengan perbandingan 1:2:2 yang dicampur secara merata. Tanam bibit sedalam 5-10 cm pada media tanam dengan arah tegak lurus keatas, selanjutnya padatkan agar bibit bunga anting putri tidak roboh. Seteah semua selesai, lakukan penyiraman dengan air agar bibit tumbuh baik.

Note:
Sobat jogjabotani, anting putri tergolong tanaman yang kuat dan tidak mudah stres namun sangat sensitif terhadap pupuk, pemberian pupuk kandang yang terlalu banyak bisa menyebabkan daun menguning, pemupukan yang baik cukup menggunakan pupuk yang bersifat soft seperti pupuk decastar.



Perawatan Tanaman Anting Putri

Untuk tanaman yang sudah tumbuh dengan baik penyiraman dapat dilakukan pagi sore atau tergantung cuaca dan media tanamnya. Sering potong bagian batangnya untuk membuat jaringan tunas yang rimbun, lakukan pula pemupukan setiap sebulan sekali setelah akar tanaman tumbuh baik.


Program tanaman Anting Putri

Tahap pemrograman akar dan batang dilakukan setelah tanaman betul-betul sehat.

Teknik program akar bisa berbeda-beda pada setiap pebonsai, tergantung keinginan pemilik akan dibentuk seperti apa,

-Akar mendatar
Untuk akar mendatar biasanya pebonsai memprogram saat penanaman dengan cara diberi alas dibawahnya agar akar tidak tumbuh kebawah tapi kesamping, 
Cara lain untuk tanaman yang masih di ground dikebun bisa dengan cara dikeruk samping-sampingnya melingkar, kemudian akar yang disamping di angkat ratakan lalu ditutup kembali dengan tanah atau pasir malang, berikan pupuk disamping-sampingnya melingkar untuk merangsang akar cepat tumbuh

-Akar berdiri
Untuk akar berdiri biasanya pebonsai membentuk dengan cara ditanam di botol air mineral yang besar atau pipa besar, dengan media yang poros(bisa ditambah bebatuan untuk membentuk gerak akar yang meliuk-liuk), jika akar sudah terlihat penuh maka bagian atas bisa mulai dipotong sedikit demi sedikit...potong secara bertahap botol air mineralnya jangan langsung keseluruhan untuk menghindari akar yang masih kecil belum siap diekspose.





 
 
Selamat mencoba, salam budidaya😊

 Baca juga:

Tips Trick Bonsai Asem Jawa

Membuat Bonsai Sancang

Bonsai Hokianti

Anting Putri

Jenis-jenis Beringin (ficus)

Tentang Bonsai Kimeng

 

Langkah Mudah Membuat Bonsai

Tentang Bonsai Cemara Udang

Jenis Pohon Cemara

Bonsai Boxus

Cangkok Akar Bonsai

Membuat Bonsai Kawista

Klasifikasi Bonsai Waru

Hokianti (carmona retusa)


Hokianti /Hokiantea



 Hokianti (carmona retusa) adalah salah satu tanaman yang biasa dijadikan Bonsai di Asia.Tanaman ini memiliki karakter yang bagus untuk di bonsai,yaitu kayunya yang berwarna agak putih,agak berkerak sehingga  terkesan tua meskipun masih muda dan daunnya kecil. Daun mengkilap dan agak kasar,bertumpuk antara 3-4 helai daun,mudah tumbuh ranting sehingga sangat cocok untuk pemula dalam membuat bonsai.

Sobat jogjabotani, Dikenal ada 2 hokiantean yang sudah umum di tanam,yaitu Hokian Buah Erethia (Carmona Mycrophilla) yang berbuah dan yang tak berbuah(Carmona Retusa). Pohon ini kebanyakan digunakan untuk pagar pekarangan rumah.Nama lokal untuk tanaman ini adalah gambiran, sedangkan diluar negeri dikenal dengan Fukien Tea.


Habitat alami pohon ini dapat ditemukan di pegunungan ataupun perbukitan,namun kadang juga dijumpai di daerah pinggiran sunga.Daun kecil dengan tekstur agak kasar dan bagian ujung bergerigi.Berbunga putih dan berbuah kecil-kecil,warna buah berbeda-beda antara buah muda dan tua. Buah muda berwarna hijau  berubah kekuningan kemudian berubah menjadi merah yang kemudian mengering.

Tanaman ini mudah hidup, dengan pertumbuhan akar yang cepat penuh jika ditanam kedalam pot,jadi harus memahami tingkat kesuburan tanaman ketika pertumbuhannya sudah mulai bermasalah, kemungkinan akar sudah penuh dan perlu di prunning akar atau di tanam dalam pot yang lebih besar maupun di ground





Menanam biji Hokianti
Sobat jogjabotani, Jika anda ingin mendapat bentuk akar yang indah, saya menganjurkan untuk menanam melalui bijinya. Untuk persiapan yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut :
  1. Menyiapkan biji hokiantea dari buah yang sudah mengering dengan ciri berwarna coklat gelap atau hitam.
  2. Menyiapkan media untuk penyemaian. Untuk medianya anda dapat menggunakan pasir halus yang di campurkan dengan sedikit tanah atau dengan sekam bakar yang di hancurkan.
  3. Gunakan nampan atau pollybaag
  4. Menaburkan biji yang sudah kita siapkan lalu menimbunnya,. Jangan lupa untuk mengatur kedalaman timbunan yaitu sekitar 2 cm.
  5. Menyiram dengan air secukupnya.
  6. Jaga kelembaban dari benih yang di tanam dengan meletakannya di suhu udara yang teduh.
  7. Diamkan selama 1 minggu sampai biji yang di tanam beruban menjadi kecambah.
Anda bisa menggunakan cara lain dengan menyemai biji diatas kapan atau sejenisnya yang telah di basahi dengan air.
 

baca juga
 
Stek Batang Hokianti
Selain dengan biji anda juga dapat menanam dongkelan atau stek batang.
Cara Penanaman Stek Hokiantea:
1. Cuci bersih batangnya .
Cuci batangnya kemudian direndam dengan perangsang akar
2. Penanaman
Langkah selanjutnya tanam di media yang baik,
Sobat jogjabotani, admin rekomendasikan media dengan tanah dicampur pasir. Pencampuran dengan pasir  di lakukan agar menghindari media terlalu basah dan menyebabkan akar busuk setelah proses penanaman.
3. Penyiraman
Siram sampai media basah
4. Tutup dengan plastik(sungkup)
Tutupi batang stek dengan plastik transparan. Selama di tutup jangan di siram sampai tumbuh tunas dan letakan pada tempat yang teduh.
5. Buka sungkup
Setelah tunas tumbuh anda bisa membuka plastik penutup,
Jangan sampai telat menyiram hokianti , kekeringan pada hokiantea akan menyebabkan timbul bintik putih setelah itu tanaman akan sulit tumbuh atau mati.
Ketika akar dirasa sudah kuat maka tanaman sudah bisa sedikit dipanaskan.




Harga Bonsai Hokianti
Untuk harga bonsai honkiantea berfareasi sekitar 700 ribuan sampai 1 juta. Harga bisa sangat jauh berbeda jika sudah menjuarai kontes.
Hokianti ini tergolong gampang hidup dan tumbuh ranting baru, maka anda harus sering merapikan batang serta daun yang menurut anda melewati jalur atau tidak sesuai dengan bentuk yang anda inginkan. Sekian beberapa pemahaman tentang bonsai jenis hokiantea semoga bermanfaat bagi anda.

Selamat mencoba, Salam Budidaya